BANDUNG– Gejolak Ekonomi Global yang tengah bergejolak bisa menjadi warning bagi masyarakat ekonomi kelas menengah yang rentan untuk terjatuh masuk ke dalam jurang kemiskinan..
Apa lagi, jika tidak mampu mengelola pendapatan dan pengeluaran, bisa-bisa terseok dan tidak memiliki kemampuan finansial lagi.
Bukti dari ekonomi global yang akan memengaruhi ekonomi lokal di daerah adalah risiko adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh perusahaan padat karya yang berorientasi ekspor.
Selain itu, dengan memburuknya hubungan ekonomi Amerika Serikat dan China, akan mengakibatkan limpahan barang China di Indonesia.
Meski demikian, salah satu orang terkaya dunia Warren Buffett memberikan nasihat bagi masyarakat untuk bisa bertahan di tengah ekonomi yang sedang sulit.
1. Hindari dan Hentikan Biaya Langganan
Saat ini memang sangat menarik untuk berlangganan produk digital seperti streaming video, musik, atau aplikasi premium lainnya.
Namun tanpa disadari biaya berlangganan sejumlah layanan ini bisa menjadi penguras isi dompet dan menjadikan Anda boros.
Dalam hal ini termasuk berbagai layanan berlangganan lainnya seperti keanggotaan gym, tempat makan, dan lain sebagainya.
2. Cicil Kendaraan Roda Empat atau Mobil
Menggunakan kendaraan baru bersama keluarga memang mengesankan. Namun, di balik itu, ada risiko besar yakni beban finansial bulanan untuk menyicil mobil.
Apa lagi, mobil juga merupakan salah satu aset yang mengalami penurunan nilai sejak mobil dikeluarkan
3. Utamakan Kebutuhan dibandingkan Keingin
Saat dihadapkan pilihan untuk membeli sebuah barang, maka pertimbangan yang paling utama harus dilakukan adalah “apakah barang ini saya perlu?”
4. Kredit Rumah dengan Cicilan Besar dan Tenor Panjang
Kesalahan lain yang berisiko membuat masyarakat ekonomi menengah jatuh ke masyarakat miskin adalah kegagalan menghitung kemampuan finansial untuk mencicil rumah dengan skema kepemilikan rumah.
Pasalnya, mau tidak mau setiap bulannya anda harus merogoh kocek yang melebihi batas kemampuan pendapatan.
Sehingga bukannya memiliki rumah, malah anda akan berisiko kehilangan rumah saat anda gagal membayar cicilan.






